Jumat, 17 April 2020

Tips Menggunakan Hijab untuk Wajah Bulat


Tips Menggunakan Hijab untuk Wajah Bulat - Saat ini, hijaber atau mereka yang mengenakan hijab jauh dari kata-kata lama atau kesan usang. Jilbab yang dulu memberi kesan "tua" dan tidak fashionable telah menghilang karena desain dan warna hijab telah mengalami banyak perkembangan dan modifikasi.


Mulai dari jilbab Zoya berukuran standar hingga ukuran lebar saat ini tidak mencegah wanita muslim terlihat sopan dan cantik. Bahkan, keberadaan jilbab juga merambah ke dunia mode dan menyandingkan jilbab di panggung mode yang diakui oleh dunia.

Memilih jilbab sama seperti memilih pakaian karena dalam mengenakannya, Anda harus memperhatikan beberapa hal. Salah satunya adalah bentuk wajah. Perbedaan bentuk wajah antara satu wanita dengan yang lain dapat mempengaruhi jilbab yang digunakan. Jilbab yang cocok dengan bentuk wajah tidak hanya memaksimalkan penampilan tetapi juga nyaman dipakai.

Gunakan Dalaman
Mengenakan jilbab dalam atau dalam yang sering disebut ciput adalah bagian penting. Kedalaman jilbab berfungsi untuk menjaga rambut termasuk alat kelamin tidak mudah berantakan dan terlihat. Selain itu, jilbab bagian dalam juga bisa menjaga posisi jilbab sehingga tidak mudah melorot.
Jilbab dalam atau jilbab dengan bentuk topi juga bisa menjadi solusi bagi Anda yang memiliki wajah bulat. Saat ini, kerudung bagian dalam telah muncul dalam beberapa model dan salah satunya dapat memberikan siluet tipis pada wajah. Pilih jilbab bagian dalam dengan bahan yang nyaman seperti rajutan, kain krep, atau katun.

Bagaimana Tips Menggunakan Hijab untuk Wajah Bulat?

Gunakan Bahan Tipis
Bahan tipis bukan berarti melamun sehingga rambut mudah terlihat. Tipis di sini dimaksudkan untuk menyerap bahan keringat ringan dan seperti katun atau katun. Anda juga bisa mengenakan sutera mengkilap jika ingin tampil formal.

Gunakan Tulang pipi sebagai Tolok Ukur
Mengenal bagian tubuh Anda dengan baik dapat memberikan kenyamanan bagi Anda saat membeli pakaian, serta jilbab. Anda bisa menggunakan tulang pipi sebagai patokan sehingga Anda bisa mendapatkan jilbab dengan desain yang tepat. Anda bisa membeli kerudung dengan model pad yang panjang sehingga bisa memberi ilusi wajah yang kurus.

Pilih Motif yang Tepat
Jilbab berpola dipilih oleh wanita Muslim yang ingin terlihat ceria dan energik. Bagi Anda yang kebetulan memiliki wajah bulat dan suka memakai motif jilbab, ada baiknya memilih pola yang besar tetapi masih tersedia ruang agar tidak terkesan tumpang tindih.

Anda juga bisa mengatasi wajah bundar dengan menggunakan jilbab berwarna dingin dan coba juga jilbab dengan motif kombinasi. Padukan dengan pakaian berwarna netral agar penampilan Anda tidak terlihat terlalu ramai.

Perhatikan posisi kerudung
Saat mengenakan jilbab, Anda bisa menarik kerudung ke depan sehingga jilbab menutupi pipi. Anda juga bisa membentuk ujung jilbab lebih lancip atau memakai alas dalam yang tegak sehingga siluet tipis di wajah bisa dibuat.

Jangan Jepit Di Bawah Dagu
Saat menjepit penjepit atau jarum pada kerudung, Anda bisa meletakkannya di rahang, bukan di bagian bawah dagu. Posisi ini bisa mengalihkan perhatian dari leher yang mungkin berlapis-lapis atau cenderung gemuk. Untuk kenyamanan, Anda bisa memakai penjepit yang tidak tajam seperti jepit magnet untuk kerudung. Itulah pembahasan mengenai tips menggunakan hijab Zoya ubtuk wajah bulat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian semua .

Kamis, 02 April 2020

Supaya Sayur Segar Tanpa Kulkas

Sayur sebaiknya diolah dalam kondisi yang segar. Untuk memper tahankan kesegaran tersebut, biasanya sayur disimpan dalam lemari es apabila belum diolah. Tapi, apabila tidak punya lemari es bagaimana tutorial mempertahankan kesegaran sayur? Berikut ini trik yang dapat dicoba:

Supaya Sayur Segar Tanpa Kulkas

  • Biarkan sayur tetap terbungkus dalam plastik. Ini untuk mengurangi kadar kelembapan serta vitamin yang terserap ketika terkena sinar matahari, Hanya, membungkusnya jangan terlalu ketat, supaya sirkulasi udara tetap terjaga.
  • Sesekali semprot sayur tersebut dengan air. Ulangi tutorial ini berbagai kali ketika sayur terkesan mulai layu. Tutorial ini berkegunaaan untuk menjaga kelembapan serta kesegaran sayur. Hanya saja, tutorial ini cuma membikin sayur bersi kukuh selagi 12 jam.
  • Apabila sayur tersebut tetap lama diolahnya, lebih baik biarkan saja utuh. Jangan hingga dipotong-potong terlebih dahulu. Ini bakal mengurangi kadar vitamin yang terkandung dalam sayur. 


Memilih serta Menyimpan Sayuran Segar
Pilih warnanya yang paling segar serta teksturnya kencang. Terus pekat warnanya (hijau, kuning, oranye, alias merah muda), terus tinggi kandungan vitaminnya. Hindari sayuran yang memar, tersayat sayat alias ada bercak tidak lazim pada permukaannya. Sayuran keras lebih awet daripada sayuran lunak. Di lemari pendingin, sayuran lunak butuh dilindungi oleh wadah kedap udara supaya tidak lekas layu. &Jpaya tidak cepat rusak, sayuran baru dicuci sebelum diolah. Tutorial mencuci semacam buah buahan. Jangan dipotong alias diiris sebelum dicuci supaya vitamin serta mineralnya tidak larut bersama air. Sayuran lunak tidak tahan disimpan lebih dari dua hari sekalipun dalam lemari pen dingin.

Memilih serta Menyimpan Sayuran Buah
Sayuran buah semacam alpukat, belimbing, paprika, serta tomat. Disebut sayuran buah lantaran mempunyai biji namun kadar gulanya sangat rendah. Sayuran buah dapat dikombinasikan dengan sayuran biasa serta juga dengan zat pati semacam nasi, roti, alias pasta.
Kombinasi sayuran buah dengan buah buahan agak menyulitkan mereka yang pencernaannya sensitif. Sayuran buah sebaiknya dimakan segar serta mentah. Terutama tomat, bila dimasak kadar keasamannya bakal meningkat.